REPUBLIKA.CO.ID, ASOTTHALOM -- Salah satu organisasi Islam terbesar di Hungaria, Komunitas Islam Hungaria (MIK), mengutuk keras sikap dan kebijakan Wali Kota Asotthalom, Laszlo Toroczkai, yang melarang pembangunan masjid, penggunaan hijab dan niqab, dan pelarangan mengumandangkan azan. Bahkan, MIK telah melayangkan surat protes kepada Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, dan Pengadilan Konstitusi Hungaria. Asotthalom merupakan sebuah wilayah di bagian selatan Hungaria dan berbatasan langsung dengan Serbia. Toroczkai menyebut, dengan menerapkan kebijakan itu, pihaknya telah 'melindungi' tradisi, komunitas dan warga Asotthalom dari berbagai gangguan dari 'pihak luar'. Kami adalah warga Hungaria dan kami tidak bisa pindah ke tempat lain, ini adalah tanah leluhur kami,'' tutur Borek.
Source: Republika December 05, 2016 11:28 UTC