Kutuk Teror Barcelona, Trump Sebut Mitos Muslim dan Darah BabiJohn J. Pershing (kiri) dan Presiden Donald Trump. TEMPO.CO, Jakarta -Washington— Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menuai kontroversi setelah mengutuk teror di Barcelona dengan mengutip mitos palsu tentang memerangi Muslim dengan peluru darah babi. Kiat yang diusulkan @realDonaldTrump dan kisah yang ia ceritakan di Carolina Selatan, merujuk pada sebuah mitos palsu. Penegasan bahwa kisah Jenderal Pershing dan peluru darah babi palsu juga dikuatkan oleh Brian M Linn, profesor sejarah dari Texas A&M University. Linn menyebut bahwa kisah yang dituturkan dan dirujuk oleh Trump merupakan 'cerita yang dibuat-buat'.
Source: Koran Tempo August 19, 2017 02:57 UTC