REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Sekretaris Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Provinsi Banten, Oji Santani mengatakan masyarakat jangan tergiur iming-iming penggandaan uang yang dijanjikan penyebar Dimas Kanjeng. "Kami yakin korban penggandaan uang yang dilakukan penyebar Dimas Kanjeng di Lebak cukup banyak, namun mereka tidak melaporkannya," kata Oji Santani di Rangkasbitung, Lebak, Selasa (4/10). Pemahaman agama itu diharapkan masyarakat tidak terbujuk oleh iming-iming penggandaan uang yang bisa mengubah kehidupan strata sosial tanpa bekerja keras. Saat ini, masyarakat yang menjadi korban Dimas Kanjeng di Probolinggo, Jawa Timur akibat akal tidak sehat juga minimnya pemahaman agama. Untuk itu, masyarakat jangan percaya oleh akal tidak sehat itu," katanya menjelaskan.
Source: Republika October 04, 2016 16:41 UTC