ANTARATEMPO.CO, Jakarta - Rencana Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghapus dua eselon di pemerintahan untuk memangkas birokrasi dinilai tak sejalan dengan keputusannya mengangkat 12 orang wakil menteri. Kala itu, ia mengatakan ingin melakukan reformasi birokrasi dengan memangkas eselon 3 dan 4 di setiap kementerian dan lembaga. "Pertanyaannya apakah ini tidak bertentangan atau kontradiktif dengan gagasan presiden untuk memangkas birokrasi di pemerintahan itu tadi," ujar Saleh. Ia menolak jika kehadiran wamen dinilai sebagai sikap Jokowi yang tidak konsisten untuk memangkas birokrasi. Lebih jauh Puan yakin Presiden Jokowi sudah mempertimbangkan urgensinya sesuai beban di kementerian yang sangat besar.
Source: Koran Tempo October 28, 2019 08:48 UTC