Hal ini disampaikan berdasarkan data dari firma riset Canalys yang mengungkap data Q2 2020 terkait pasar smartphone dunia. Menurut Canalys dalam publikasinya, keberhasilan Huawei tak lepas dari pengaruh pandemi Covid-19 dan dukungan dari masyarakat Tiongkok itu sendiri. Huawei juga disebut telah mendominasi pasar di negaranya sendiri, sehingga 70 persen ponsel yang diproduksi Huawei laku terjual di Tiongkok daratan. Kendati saat ini berhasil mengalahkan Samsung, namun analis pasar Mo Jia dari Canalys menyebut bahwa keunggulan Huawei tidak akan bertahan lama. Samsung diprediksi dapat sewaktu-waktu mengambil alih pasar lagi dan kembali menduduki posisi puncak merek ponsel top dunia.
Source: Jawa Pos August 03, 2020 06:56 UTC