RBG.ID - Banjir yang dipicu oleh hujan lebat di wilayah selatan Myanmar telah menyebabkan lebih dari 10.000 orang mengungsi dan mengganggu lalu lintas di jalur kereta api yang menghubungkan kota-kota terbesar di negara itu. Seorang pejabat senior di Kementerian Kesejahteraan Sosial, Bantuan dan Pemukiman Kembali, Lay Shwe Zin Oo, mengatakan, curah hujan yang terus-menerus di wilayah Bago yang dimulai minggu lalu menyebabkan banjir di daerah dataran rendah di ibu kotanya, kotapraja Bago. Dia mengatakan sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun lebih dari 10.000 orang harus meninggalkan rumah mereka. Baca Juga: PM Israel Benjamin Netanyahu: Respon Kami akan Ubah Timur TengahMenurut Departemen Meteorologi Myanmar, Kotapraja Bago mencatat curah hujan sebesar 7,87 inci (200 milimeter), tingkat tertinggi dalam 59 tahun. “Hampir seluruh wilayah kota terendam banjir,” kata That Zin Maung, ketua Yayasan Amal Mizzima Thukha.
Source: Jawa Pos October 10, 2023 05:11 UTC