REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lesbumi PBNU) tidak mempermasalahkan jika pemerintah merealisasikan keinginan daur ulang film mengenai Pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI). Ketua Umum Lesbumi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Agus Sunyoto mengatakan, saat ini sudah era terbuka karena Indonesia sudah memasuki abad keterbukaan informasi. Pihaknya juga mengaku tidak khawatir jika film daur ulang itu nantinya dipelintir maknanya dan berbalik arti bahwa PKI yang menjadi korban dan pemerintah NU menjadi pelaku. Meski tak khawatir, namun pihaknya tetap mengawasi isu ini termasuk realisasi daur ulang film ini. "Kami akan mengawasi dan selidiki, siapa orang-orang sosialis yang terlibat (dalam munculnya pemutaran film PKI)," katanya.
Source: Republika September 21, 2017 09:45 UTC