JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, penyerapan produk alat kesehatan (alkes) buatan dalam negeri oleh pemerintah masih lebih rendah dibandingkan produk impor. Sedangkan alkes impor 5 kali lebih besar yakni Rp 12,5 triliun. “Dalam e-katalog jumlah pemesanan alkes impor 5 kali lebih besar senilai Rp 12,5 triliun melalui e-katalog,” ujarnya dalam webinar, Selasa (15/6). Luhut menjabarkan, dari 358 jenis alkes yang sudah diproduksi di dalam negeri, 79 jenis alkes sebenarnya sudah mampu mensubstitusi atau menggantikan produk impor untuk kebutuhan nasional. Kemudian, terdapat 5.462 alkes impor yang sudah tersubstitusi oleh produk dalam negeri sejenis dan akan dialihkan untuk belanja produk dalam negeri di e-katalog.
Source: Jawa Pos June 15, 2021 16:30 UTC