REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menilai kerjasama patroli di perairan Laut Cina Selatan dengan Filipina dan Malaysia harus ditingkatkan. Menurutnya Indonesia harus mengajak kembali Filipina dan Malaysia untuk duduk bersama mengefektifkan perjanjian tersebut. Jika Indonesia membayar tembusan setiap kali ada penyanderaan maka Indonesia akan bankrut. "Yang akan disandera juga akan sangat banyak, karena ini daerah perdagangan yang sangat bebas," katanya. Hidayat mengatakan daripada membayar tebusan lebih baik mengoptimakan kerjasama dengan negara-negara dalam perjanjian tiga pihak tersebut.
Source: Republika June 25, 2016 14:37 UTC