Magelang - Istana - Manado dan Catatan Duka Sang Pangeran - News Summed Up

Magelang - Istana - Manado dan Catatan Duka Sang Pangeran


Demikian catatan sejarahwan terkenal dari Inggris, Peter Carey, dalam bukunya terbitan pertama tahun 2015, berjudul Takdir - Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855). Selama 40 tahun, Peter yang saat ini masih tinggal di Indonesia ini mengadakan penelitian tentang pahlawan nasional Pangeran Diponegoro. Panorama Stadhuisplein Batavia (Alun-Alun Balaikota) atau kini dikenal dengan Taman Fatahillah dilihat dari ruang Pangeran Diponegoro, Rabu (12/8/2020). Dalam masa penahannya hampir satu bulan di Stadhuis Batavia atau dikenal saat ini sebagai Museum Fatahillah, Pangeran Diponegoro sesekali melihat panorama Stadhuisplein dari balik jendela. Bila Manado sebagai tempat penulisan otobiografi Babad Diponegoro, maka Magelang sebagai tempat perundingan serta penangkapan Sang Pangeran (28 Maret 1830).


Source: Kompas June 09, 2021 03:11 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */