REPUBLIKA.CO.ID, SOLO – Tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Fisika Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo merancang sistem manajemen termal baterai lithium-ion dengan model Roulette Wheel. Sistem rancangan Marcus Saputra, Ester Tri Nugraheni, dan Aldi digunakan untuk menjaga suhu modul baterai lithium-ion agar tetap berada pada rentang keamanan yang diizinkan ketika sedang beroperasi. Hal tersebut tidak terlepas dari fakta baterai lithium-ion sangat sensitif terhadap suhu. Suhu ideal operasi modul baterai lithium-ion, imbuh Marcus, harus dipertahankan pada rentang 20–50 derajat Celsius dengan selisih suhu antar sel-sel tidak melebihi 5 derajat Celsius. Selain itu, diharapkan juga mempunyai kinerja yang baik dalam penyeragaman suhu antar sel-sel di dalam modul baterai dan efisiensi tinggi dalam kontrol suhu modul baterai.
Source: Republika November 25, 2020 15:11 UTC