Sebanyak 81 kasus corona dikonfirmasi terkait tabligh akbar di masjid Kuala Lumpur. REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR — Pemerintah Malaysia melaporkan 41 kasus terbaru COVID-19 di negara itu pada Sabtu (14/3), Seluruhnya diyakini terkait dengan sebuah acara keagamaan Tabligh Akbar yang digelar di wilayah sekitar Ibu Kota Kuala Lumpur, yang dihadiri oleh sekitar 10 ribu orang dari beberapa negara. Perdana Menteri Malaysia Muyiddin Yassin mengatakan bahwa negara tengah menghadapi gelombang kedua infeksi virus corona jenis baru. Sementara itu, di Brunei, negara tetangga terdekat Malaysia ada 38 kasus yang terkait dengan acara keagamaan terbaru ini. Sebanyak 85 warga Nigeria dilaporkan menghadiri acara ini dan 18 diantaranya dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru.
Source: Republika March 15, 2020 04:52 UTC