Malaysia dan Singapura Bersengketa Soal Wilayah Udara di Johor Selatan[KUALA LUMPUR] Manajemen ruang udara di atas Johor selatan menjadi perhatian pada Selasa (4/12) setelah perselisihan antara Malaysia dan Singapura. Sambil menyinggung kedaulatan dan kepentingan nasional Malaysia, Loke mengatakan akan membicarakan rencana itu lebih detil dengan Singapura. Loke mengatakan Malaysia sudah memberitahu Singapura pada 29 November lalu terkait rencana negara itu untuk merebut kembali wilayah kedaulatan udaranya secara bertahap. “Rencana untuk merebut kembali ruang udara Malaysia yang didelegasikan di Johor selatan perlu dilakukan secara bertahap untuk mengoordinasikan layanan pengaturan lalu lintas udara antara penyedia jasa navigasi kedua negara demi memastikan keselamatan, efisiensi, dan pergerakan pesawat yang teratur,” kata Loke. Loke menjelaskan ruang udara di Johor selatan telah “didelegasikan” ke Singapura sejak 1974 untuk tujuan menyediakan layanan pengaturan lalu lintas udara lewat Surat Perjanjian Operasional antara Kuala Lumpur dan Pusat Kontrol Area Singapura terkait Ketibaan, Keberangkatan, dan Penerbangan Singapura (LOA 1974).
Source: Suara Pembaruan December 06, 2018 02:15 UTC