REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Pemerintah Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat menetapkan tiga hari masa tanggap darurat bencana banjir bandang. Di Posko Penanggulangan Korban Banjir Bandang yang berada di sebuah ruko (rumah toko) itu juga dibangun tenda yang digunakan sebagai dapur umum untuk memasak berbagai kebutuhan bagi para korban bencana banjir bandang. "Jadi, selama tiga hari ini masa tanggap darurat bencana banjir bandang kami bersama para relawan akan menyalurkan makanan ke 10 titik pengungsi korban banjir bandang," ucapnya. Banjir bandang yang menerjang sebagian wilayah Kota Mamuju pada Kamis pagi itu disebabkan tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu sejak Kamis dini hari. "Warga korban banjir bandang yang rumahnya tidak bisa ditempati saat ini mengungsi di beberapa titik, termasuk 156 orang ditampung di Mapolres Mamuju," ujar Muhammad Ibrahim.
Source: Republika March 23, 2018 12:33 UTC