REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kinerja ekonomi Indonesia mengawali 2026 dengan sejumlah indikator positif, ditandai penguatan sektor manufaktur, neraca perdagangan yang kembali surplus, serta inflasi yang masih dalam rentang terkendali. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia naik ke level 52,6 pada Januari 2026, disertai surplus neraca perdagangan sebesar 2,51 miliar dolar AS dan inflasi tahunan 3,55 persen. Penguatan PMI manufaktur didorong kenaikan permintaan domestik dan output produksi. Indeks Keyakinan Konsumen Desember 2025 tercatat 123,5, mencerminkan kondisi optimistis. Dengan demikian, surplus neraca perdagangan tahunan mencapai 41,05 miliar dolar AS, melanjutkan tren surplus sejak Mei 2020.
Source: Republika February 02, 2026 19:56 UTC