HOUSTON – Sebuah masjid di Virginia, Amerika Serikat, dirusak pengacau akhir pekan lalu. Perusakan ini merupakan yang kedua kalinya terhadap masjid tersebut dalam enam bulan terakhir. Dalam wawancara telepon dengan Anadolu Agency, Hooper menekankan ini adalah insiden perusakan kedua di masjid yang sama hanya dalam enam bulan. ''Beberapa orang mungkin berkata, 'oh itu hanya anak-anak,'' kata Hooper, mengacu pada kepercayaan umum bahwa remaja biasanya terlibat dalam insiden vandalisme. Sementara CAIR percaya ada kemungkinan motif bias untuk insiden vandalisme terbaru ini, pihak berwenang terus menyelidiki setiap aspek kejahatan.
Source: Republika April 20, 2022 07:40 UTC