Memaknai Peristiwa Agung Muharram - News Summed Up

Memaknai Peristiwa Agung Muharram


Rasulullah SAW bersabda, se- bagaimana diriwayatkan Bukhari dan Muslim, Tidak ada lagi hijrah sesudah pembukaan Kota Makkah, tetapi yang ada jihad dan niat tulus. Sejak zaman Rasulullah SAW, Islam memelihara tradisi yang meng golongkan Muharram sebagai salah satu dari empat bulan haram.Pada bulan ini, dilarang adanya kon- tak senjata. Sesudah ketentuan puasa Ramadhan turun, status puasa `Asyura menjadi sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda, Sebaik-baik puasa setelah Ramad- han adalah pada bulan Allah, yaitu Muharram (HR Abu Dawud dan Tirmidzi). Di tempat lain, beliau bersabda tentang keutamaan ibadah ini, Puasa `Asyura itu dapat menghapus (dosa-dosa) satu tahun yang lalu (HR Muslim).


Source: Republika September 16, 2018 11:15 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */