TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Thailand menjatuhkan hukuman 16 bulan penjara kepada Premchai Karnasuta, miliarder bidang konstruksi karena melakukan perburuan hewan yang dilindungi. Dalam persidangan diketahui Premchai memiliki senjata tanpa surat izin yang digunakannya untuk berburu dan tengkorak burung pegar atau burung Kalij jenis hewan yang dilindungi. Baca: Penyelundupan Ratusan Hewan Langka DigagalkanPremchai adalah Presiden di Italian-Thai Development (ITD) yakni perusahaan konstruksi terbesar di Thailand. “Kami menuntut Premchai karena perburuan, namun pengadilan menemukan dia tidak dilokasi kejadian sehingga dia divonis atas kesalahannya mendukung perburuan dan melepaskannya dari tuntutan lain,” kata Phanomrit Homnitsakul, Jaksa Penuntut. Rekan Premchai yang terlibat dalam kasus ini, termasuk supir dan seorang pemburu divonis hukuman tiga tahun penjara dan hukuman lima bulan penjara untuk kepemilikan senjata api dan kepemilikan macan tutul yang diawetkan.
Source: Koran Tempo March 19, 2019 09:22 UTC