Kebetulan saya hobi cycling, dan bersama sejumlah saudara dan sahabat dari Indonesia telah menikmati siksaan tanjakan di dua kawasan tersebut. Dan selama enam hari itu, kami telah menaklukkan enam tanjakan ”Cima Coppi”, plus satu lagi tanjakan yang masuk kategori terberat di Eropa. Karena rute lomba setiap tahun bisa berubah-ubah, tanjakan yang menjadi Cima Coppi juga bisa berganti-ganti. Dan dia mengomel bangga begitu melewati garis ”Cima Coppi”, di puncak Stelvio. Masih ada tanjakan Cima Coppi lain, plus satu lagi tanjakan yang namanya berhubungan dengan ”kematian”… (*)
Source: Jawa Pos July 09, 2017 02:37 UTC