KOMPAS.com - Dari enam belas partai nasional di Indonesia, tak ada satu pun partai berbasis buruh. Disahkannya UU Cipta Kerja yang dinilai semakin mengubur asa para pekerja untuk hidup sejahtera, sehingga memunculkan pembicaraan mengenai kehadiran partai buruh di Indonesia. Misalnya, Selandia Baru yang dipimpin oleh perdana menteri dari Partai Buruh, Jacinda Ardern. Lantas, mengapa Indonesia tak memiliki partai buruh yang memungkinkan mereka untuk berjuang langsung di parlemen? Kekuatan buruh terpecahDosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Nabiyla Risfah Izzati mengatakan, Indonesia sebenarnya pernah memiliki partai buruh di masa lalu.
Source: Kompas October 07, 2020 05:03 UTC