REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengharapkan partisipasi para ulama dalam pemberantasan terorisme, salah satunya melalui Konferensi Ulama Internasional dan Ulama Thoriqoh Nasional yang diselenggarakan di Pekalongan Jawa Tengah pada 27-29 Juli 2016. Menurut dia, tindakan teror yang sebagian besar dilakukan orang-orang yang mengatasnamakan diri sebagai Muslim telah mencederai dan menyakiti umat Islam yang benar-benar menganut Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam). Dalam kesempatan yang sama, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya berharap konferensi yang diikuti para ulama dari 46 negara itu akan melahirkan patriot-patriot yang dapat menjadi pembela setiap negara dan bangsanya. Dalam rangka mencegah dan memberantas terorisme, ia mengaku telah menjalin dialog dengan beberapa gubernur di Sumatera dan Sulawesi untuk menyadarkan orang-orang yang teradikalisasi. "Kita sayang bangsa ini, jangan sampai (negara) yang penduduk (Muslimnya) terbesar di dunia masa Islam terseret-seret (terorisme).
Source: Republika July 27, 2016 00:22 UTC