TEMPO/Dhemas ReviyantoTEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal belum memiliki informasi pasti mengenai kabar adanya tenggat waktu pembayaran tebusan para sandera yang diminta kelompok radikal asal Filipina, Abu Sayyaf. Iqbal tak berkomentar banyak soal kabar deadline tebusan bagi para WNI yang ditawan sejak 21 Juni lalu itu. Namun, dia memastikan para sandera dalam keadaan sehat. Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, pemerintah lebih fokus terhadap negosiasi pembebasan, daripada mengkhawatirkan tuntutan tersebut. Retno mengatakan situasi di Filipina Selatan, tempat para WNI disandera, lebih dinamis dari sebelumnya.
Source: Koran Tempo August 15, 2016 07:07 UTC