Keduanya untuk menyiapkan medical tourism yang akan diluncurkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika pada 14 Desember 2019. Dia menyakini RSUD NTB memiliki fasilitas yang mencukupi. Direktur RSUD NTB Lalu Hamzi Fikri pun memintanya mendukung peningkatan pelayanan medical tourism di seluruh NTB. Direktur RSUD NTB Lalu Hamzi Fikri mengakui layanan medical tourism sebagai diversifikasi penerimaan pendapatan untuk kepentingan eksternal sebagai subsidi silang. RSUD NTB sudah menetapkan pembiayaan pelayanan perawatan medical tourism sekitar Rp 32 juta per layanan untuk maksimal tiga kali.
Source: Koran Tempo December 05, 2019 15:00 UTC