Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengharapkan lembaga pemeringkat internasional Standard&Poor's (S&P) segera menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi layak investasi, karena pemerintah telah melakukan perbaikan terhadap struktur APBN agar menjadi lebih sehat. "Saat ini merupakan titik turning point bagi mereka untuk melakukan penyesuaian mengenai investment rating Indonesia," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (12/10). Sebelumnya, lembaga pemeringkat internasional S&P dalam publikasi terbarunya pada Juni 2016 belum memberikan peringkat investment grade atau layak investasi kepada Indonesia. Lembaga pemeringkat yang bermarkas di New York, AS, itu menekankan bahwa kinerja instrumen fiskal atau APBN yang disusun pemerintah belum begitu membaik, baik yang telah berjalan secara rutin maupun secara struktural. S&P menekankan jika kerangka fiskal yang sudah disusun pemerintah mampu diiringi dengan perbaikan performa fiskal, dengan penurunan defisit anggaran dan jumlah pinjaman, tidak menutup kemungkinan peringkat Indonesia akan naik.
Source: Suara Pembaruan October 12, 2016 10:18 UTC