"Komitmen kami untuk rakyat Palestina, komitmen kami untuk solusi dua negara, dan penolakan Inggris untuk aneksasi wilayah. Di atas semua itu kami ingin melihat peningkatan dalam kehidupan rakyat Palestina, yang hanya dapat dijamin melalui perdamaian abadi yang dinegosiasikan antara Israel dan Palestina," kata Raab, dilaporkan laman kantor berita Palestina WAFA. "Ini bertentangan dengan legitimasi internasional, serta melanjutkan aktivitas permukimannya, tanpa mengabaikan rencana aneksasi. Menurut Putra Mahkota UEA Sheikh Mohammad bin Zayed Al Nahyan kesepakatan normalisasi itu sengaja dibuat untuk membuat Israel menghentikan aneksasi terhadap wilayah Palestina. Di bawah kesepakatan dengan UEA, Israel memang sepakat menangguhkan rencana aneksasi Tepi Barat.
Source: Republika August 26, 2020 12:00 UTC