Dua WNI terdampak ledakan Lebanon. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengungkapkan belasungkawa dan simpati mendalam kepada keluarga korban ledakan di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8) pukul 18.02 waktu setempat. "Belasungkawa dan simpati terdalam saya sampaikan kepada keluarga, orang-orang dan Pemerintah Lebanon setelah ledakan besar di Beirut, yang mengakibatkan korban jiwa dan ribuan orang terluka," ujar Menlu Retno. Retno menegaskan bahwa Indonesia berdiri bersama dalam solidaritas dengan warga Lebanon pada masa duka ini. Dewan Keamanan Tinggi Lebanon menyatakan ledakan Beirut adalah Disaster-Striken City/Kota yang terdampak oleh bencana dan menyatakan status ‘berkabung’ selama 3 hari.
Source: Republika August 05, 2020 07:41 UTC