Kamis, 09 Juni 2016 | 06:20 WIBRibuan siswa dan guru menghadiri reli selama boikot kelas di Universitas Cina, di Hong Kong, 22 September 2014. Termasuk dengan ancaman penjara bagi mereka yang menyontek saat ujian masuk universitas atau yang disebut gaokao. Seperti yang dilaporkan Asia Correspondent pada 8 Juni 2016, Pemerintah Cina mengancam akan menjebloskan siapa saja yang menyontek saat gaokao dengan ancaman tujuh tahun penjara. Mereka menjadikannya sebagai tindakan pidana karena kewalahan memberantas praktik menyontek dalam gaokao yang terkenal sangat susah di tengah persaingan yang sangat ketat. Beberapa metode menyontek yang populer termasuk menggunakan alat nirkabel yang tersembunyi, atau menggunakan joki.
Source: Koran Tempo June 08, 2016 23:15 UTC