Namun, menurut para dokter, tidak ada dokter yang berniat menyuntikkan vaksin palsu kepada seorang anak. MUNIROH, FERLYNDA, TAUFIQURRAHMANSANGAT dipahami bahwa orang tua cemas saat mengetahui adanya kemungkinan putra-putri mereka diimunisasi dengan vaksin palsu. SESUAI STANDAR: Kepala Bidang P2MK Dinkes Jawa Timur drg Ansarul Fahrudda (kanan) menunjukkan ruang pendingin tempat vaksin yang disimpan oleh Dinas Kesehatan Jawa Timur. Di Tangerang setelah daftar fasilitas kesehatan penyebar vaksin palsu dibeberkan Kementerian Kesehatan, para dokter menjadi sasaran kemarahan. Para dokter pun dibuat waswas.
Source: Jawa Pos July 20, 2016 20:37 UTC