Mei lalu, hampir 30 masjid di Alexandria dibongkar untuk pembangunan. Langkah ini dilakukan sebagai tanggapan atas tuduhan Ikhwanul Muslimin dan yang berbasis di luar negeri bahwa pemerintah Mesir telah menghancurkan masjid terkait penertiban bangunan ilegal. Oposisi Mesir yang berbasis di luar negeri dan Ikhwanul Muslimin telah melancarkan serangan isu terhadap otoritas Mesir, baik melalui saluran satelit atau media sosial mereka. Hal itu mengemuka setelah pembongkaran hampir 30 masjid di Alexandria pada Mei untuk membuka jalan bagi pembangunan jalan dan jembatan. “Kami menghancurkan 30 masjid, tetapi kami membangunnya kembali untuk kepentingan dan pembangunan nasional, bukan karena apa yang mereka lakukan," ujarnya.
Source: Republika October 04, 2020 21:56 UTC