Tempo/Fakhri HermansyahTEMPO.CO, Jakarta - Mal Ambassador yang terletak di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan dikenal sebagai pusat penjualan telepon seluler (ponsel) dan aneka gawai lainnya. Namun belakangan, pengunjung mal ini semakin lama makin berkurang bahkan cenderung sepi. Baca: Rudiantara: Validasi IMEI Akan Efektif Blokir Ponsel CurianAndi, Manajer Area Mal Ambassador untuk salah satu merek handphone kenamaan asal Cina, mengakui bahwa mal memang cenderung sepi. Suasana sepi ini pun dirasakan Beni, 26 tahun, salah satu penjual ponsel di lantai tiga Mal Ambassador. Rudiantara mengatakan, MSISDN dan IMEI mesti berpasangan untuk menghindari adanya penjualan ponsel black market dan mempercepat pertumbuhan industri.
Source: Koran Tempo July 04, 2019 03:33 UTC