TEMPO.CO, Jakarta- Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo mengatakan ada dugaan unsur perdagangan manusia dalam kasus Adelina Lisao, Tenaga Kerja Indonesia yang meninggal di Malaysia akibat mendapat perlakuan yang tidak manusiawi dari majikannya. Baca: Kisah Pilu TKW Sekarat di Samping Anjing Majikan di MalaysiaWahyu mengatakan dari temuannya, Adelina bekerja di Malaysia menggunakan dokumen yang tidak sesuai dengan domisilinya. “Dapat dilihat dari beberapa dokumennya, domisilinya di mana-mana, dan usianya saat mulai bekerja masih di bawah umur, ada indikasi perdagangan manusia di situ,” kata dia. Migrant Care, kata Wahyu, mencatat setidaknya ada 62 buruh migran Indonesia asal Nusa Tenggara timur yang meninggal saat bekerja di tahun 2017. Para tetangga di sekitar rumah majikan Adelina menceritakan, lebih dari sebulan Adelina dipaksa untuk tidur bersama anjing tersebut di beranda rumah majikannya.
Source: Koran Tempo February 13, 2018 07:07 UTC