TEMPO.CO, Jakarta - Militer Afghanistan telah mengepung penjara Jalalabad yang diserbu ISIS sejak Ahad pekan lalu. Kurang lebih 1000 tahanan berhasil kabur dalam peristiwa tersebut dan 100 masih bertahan di dalam penjara. Dikutip dari Reuters, Idres berpendapat akan sulit bagi prajurit Afghanistan masuk ke dalam penjara. Selain ada banyak prajurit ISIS, mereka juga menjaga titik-titik strategis seperti menara pengawas. Kepala Staf Militer Afghanistan, Letnan Jenderal Yasin Zia, telah tiba di lokasi kejadian bersama pasukan khusus untuk menyusun strategi mengambil alih penjara.
Source: Koran Tempo August 03, 2020 13:30 UTC