REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Muhammadiyah menilai seruan Kementerian Agama terkait ceramah di rumah ibadah saat ini merupakan langkah tepat. Sekjen Muhammadiyah Abdul Mu'ti menjelaskan, seruan tentang ceramah di rumah ibadah oleh Kemenag yang intinya mengajak semua pihak menjaga kesucian rumah ibadah saat ini tepat. "Bahkan, fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi pada di negara-negara maju dan agama-agama besar dunia," kata Mu'ti, Jumat (28/4). Menteri Agama menyerukan sembilan poin ceramah di rumah ibadah sebagai respon agar rumah ibadah tak jadi pusat konflik inter maupun antar agama ataupun agitasi politik. Seruan berisi penceramah seperti apa yang baiknya menyampaikan ceramah agama, serta metode dan konten ceramah agama.
Source: Republika April 28, 2017 13:07 UTC