REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas mengutuk tindakan militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya beberapa hari terakhir. Untuk itu, Muhammadiyah mengimbau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun menghentikan tindakan militer Myanmar tersebut. Sebelumnya, gambar citra satelit, Ahad (13/11), menunjukkan ratusan bangunan Muslim Rohingya di barat Myanmar dibakar. Ketegangan wilayah Rakhine, tempat Muslim Rohingya bermukim, meningkat dalam beberapa waktu terakhir menyusul tewasnya sembilan polisi perbatasan bulan lalu. Militer mengaja ketat kawasan tersebut dan memburu pelaku penembakan yang ditengarai bagian kelompok radikal asing.
Source: Republika November 17, 2016 16:21 UTC