REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Budi Setiawan mengatakan pengurusan jenazah Covid-19 yang menerapkan prosedur ketat agar melibatkan keluarga dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Ia mengatakan terdapat krisis kepercayaan masyarakat kepada tim medis terkait penanganan jenazah Covid-19 sehingga pelibatan keluarga menjadi penting. Marak terjadi di beberapa daerah insiden pengambilan jenazah secara paksa atau pembongkaran makam karena ada ketidakpercayaan masyarakat terhadap pengurusan jenazah Covid-19. "Banyak masyarakat itu ragu, apakah jenazah keluarganya sudah dipenuhi hak-haknya sebagai jenazah dan apakah sudah sesuai belum dengan syariah tajhizul janazah (pengurusan jenazah)," kata dia. Ia mengatakan keikutsertaan keluarga dalam proses pengurusan jenazah adalah hak yang juga harus dipenuhi asalkan tetap memenuhi standar protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.
Source: Republika November 03, 2020 05:02 UTC