REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali mengimbau nasabah khususnya di Kabupaten Karangasem untuk tidak melakukan penarikan uang secara massal atau rush money menyikapi peningkatan status vulkanik Gunung Agung. "Walaupun misalnya ada bencana, tidak ada pengaruh uang nasabah hilang. Nasabah masih tetap bisa mengakses keuangan mereka di tempat lain yang tidak terdampak karena sistem sudah 'online," ujar Yoyok. Sebelumnya puluhan warga di Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, menarik uang tabungannya di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) setempat antisipasi bencana Gunung Agung. Lagi pula LPD sekarang sudah bekerja sama dengan bank dan uangnya pasti disimpan di bank bukan di brangkas LPD," ujarnya.
Source: Republika September 20, 2017 03:33 UTC