© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Jakarta - Pengumuman Nobel Fisika 2022 memberi pengakuan atas argumen yang telah mematahkan keyakinan Albert Einstein mengenai 'Quantum Entanglement'. Soal yang sama juga yang mendorong pengembangan komputer kuantum oleh perusahaan raksasa teknologi dari Amerika secara kompetitif, Google dan IBM. Baca:3 Ilmuwan Kuantum Raih Penghargaan Nobel Fisika 2022Berbeda dari komputer klasik, komputer kuantum menggunakan prinsip-prinsip fisika yang bergantung pada bit kuantum, atau qubit. Secara teoritis, dengan 50 qubit yang saling terkait (entangled qubit) komputer kuantum dapat mengakses lebih banyak keadaan ketimbang superkomputer. Itu berselang dua tahun dari IBM yang mengumumkan rekor skala qubit komputer kuantum yang dikembangkannya.
Source: Koran Tempo October 09, 2022 01:30 UTC