Kaum Muslim dituding sebagai dalang di balik kebakaran Notre-DameREPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Pendukung ekstremis sayap kanan dinilai memanfaatkan kasus kebakaran Katedral Notre-Dame di Paris, Prancis, sebagai pemantik ujaran kebencian via media sosial. Namun, para pendukung politik sayap kanan (alt-right) justru memanfaatkan kejadian ini untuk menyebarkan teori konspirasi dan menyindir umat Islam. Richard Spencer, seorang pendukung supremasi kulit putih dan pemimpin alt-right lalu menyindir, api akan "melayani tujuan yang mulia" jika membuat "orang-orang kulit putih mulai bertindak." Alt-right adalah koalisi longgar dari kelompok-kelompok sayap kanan yang meliputi populis, supremasi kulit putih, nasionalis kulit putih, dan neo-Nazi. Banyak alt-right mempromosikan berbagai bentuk supremasi kulit putih, nasionalisme kulit putih, anti-Semitisme, dan penolakan Holocaust.
Source: Republika April 16, 2019 21:56 UTC