JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengklaim gejolak internal partai mereda pasca-putusan praperadilan yang dimenangkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Ia mengakui, ada konsekuensi terhadap elektabilitas Partai Golkar akibat dari status hukum Novanto. Salah satunya mengenai kaitan antara Andi Narogong dan Setya Novanto, yang saat itu menjabat Ketua Fraksi Golkar. Saya cuma tanya teman saya itu siapa, terus dijawab, 'itu Andi'," kata Agun. Meski demikian, Agun tidak mengetahui siapa yang membawa Andi dan apa kepentingan Andi berada di ruang Fraksi Partai Golkar.
Source: Kompas October 03, 2017 05:15 UTC