JawaPos.com - Gejolak dalam internal Partai Golkar tiba-tiba mereda, setelah ketua umumnya Setya Novanto menang di praperadilan dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. "Pasca praperadilan (dorongan Setya Novanto nonaktif) mereda," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10). Kendati demikian, dia berharap Setya Novanto tidak tersangkut kasus-kasus korupsi lagi. Nantinya setelah Setya Novanto nonaktif, maka akan dipilih pengganti Setya Novanto lewat penunjukan Plt. Sampai saat nama kader Partai Golkar yang digadang-gadang mengantikan Setya Novanto menjadi Plt, adalah Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto.
Source: Jawa Pos October 03, 2017 04:41 UTC