Artikel ini menyentuh dunia maskulinitas Obama yang tumbuh tanpa seorang ayah dan seorang yang kerap menghadapi konflik yang bertentangan dengan stereotip gender. Obama menulis untuk Glamour bahwa ia dan Michelle Obama selalu berusaha membawa putri mereka jauh dari ketidaksetaraan dalam masyarakat. Dalam pemilihan umum bersejarah yang pernah dilaluinya, kata Obama, mereka memiliki kesempatan untuk membuat pernyataan tentang apa yang ada dalam feminisme pada abad ke-21. Dalam tulisannya, Obama menyatakan diri sebagai seorang feminis dan mewarisi dunia putrinya adalah salah satu kesempatan berharga dalam hidupnya. Kemajuan yang kami buat dalam 100 tahun terakhir, 50 tahun, dan, ya, bahkan delapan tahun terakhir, telah membuat hidup jauh lebih baik untuk anak saya, dan untuk nenek saya.
Source: Koran Tempo August 04, 2016 18:07 UTC