Awalnya korban diajak mandi di kali oleh oknum polisi berinisial SPB yang sudah berusia 35 tahun. Oknum polisi itu di mata keluarga korban memang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri, karena tinggal berdekatan dengan korban di Kompleks Kelapa Dua di belakang Hasjrat Abadi. Saat itu pelaku yang diduga dipengaruhi minuman keras menjemput korban di sekolahnya. Di sana, aksi binatang pelaku yang sudah dipengaruhi alkohol pun dimulai. Korban yang masih duduk sebagai siswi SD di Kota Timika itu sontak merintih kesakitan.
Source: Jawa Pos October 16, 2016 21:45 UTC