Isu keamanan di perairan Indonesia dan Filipina akan menjadi salah satu fokus pembahasan kedua kepala negara. TEMPO/SubektiTEMPO.CO, Manila - Polisi Anti Narkoba yang dibentuk Presiden Duterte menembak mati Wali Kota Manguindanao di Selatan Filipina, Samsudin Dimaukom. "Mereka tidak tahu jumlah kami 30 orang dan dalam posisi siap," kata Mayor Jovit Culaway, kepala unit anti obat ilegal Mindanao. Dimaukom�dan istrinya, Wakil Wali Kota Bai Anida Dimaukom, berada dalam daftar pejabat lokal yang terlibat penjualan narkoba. Berdasarkan undang-undang, istrinya, Bai Anida akan diangkat menjadi wali kota, sedangkan dewan kota pertama Anwar Sindatuk akan diangkat sebagai wakil wali kota.
Source: Koran Tempo October 28, 2016 10:54 UTC