REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Dua remaja warga Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jawa Barat, tewas setelah menenggak minuman keras oplosan dan empat orang pemuda lainnya mendapatkan perawatan medis. Kejadian tersebut berawal ketika enam remaja yang masih duduk di bangku SMA menenggak minuman keras oplosan usai pulang sekolah Senin (23/10). Minuman oplosan tersebut diracik F (20) yang sudah biasa mencampur minuman tersebut. Selang beberapa saat menenggak minuman alkohol murni dicampur minuman penambah stamina dan obat nyamuk cair itu, dua orang di antaranya Y (17) dan MA (16), kejang-kejang dengan mulut mengeluarkan busa. "Kami akan membuat tim gabungan TNI/Polri dan pemerintah setempat, untuk menggelar razia miras oplosan di wilayah Haurwangi, agar kejadian serupa tidak terulang dan wilayah kami bebas dari minuman keras berbagai jenis," katanya.
Source: Republika October 25, 2017 12:22 UTC