REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Salah satu orang terkaya Cina meninggalkan rencana untuk membeli real estat London senilai 600 juta dolar AS. Namun, dilansir dari CNN Money, pekan lalu pemerintah Beijing mengumumkan akan membatasi perusahaan Cina melakukan kesepakatan di negara lain, termasuk real estat, hiburan dan olahraga. Padahal tiga sektor tersebut merupakan industriyang dijalankan Wang untuk bisnis dan pertumbuhan masa depan perusahaannya. Bisnis real estatnya yang besar mencakup proyek di Chicago, Los Angeles dan Sydney. Bulan lalu, saat pemerintah mulai melakukan batasan untuk investasi di luar negeri, ia mengatakan pada majalah Ciaxin bahwa perusahaannya telah memutuskan untuk melakukan investasi utamanya di Cina.
Source: Republika August 23, 2017 05:37 UTC