JawaPos.com – Politikus PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen meminta pemerintah mengkaji adanya lanjutan Program Kartu Pra Kerja. Berdasarkan data Komite Cipta Kerja, hingga Oktober lalu, ada 40 juta orang yang melamar program Kartu Pra Kerja. Lebih lanjut, Anggota Komisi IX DPR RI ini menjelaskan, program Kartu Pra Kerja menelan anggaran sebesar Rp 20 triliun. Rinciannya, Rp 5,6 triliun untuk biaya pelatihan, insentif Rp 13,45 triliun, survei Rp 840 miliar, dan Project Management Office (PMO) sebesar Rp 100 juta. Rinciannya, Rp 1 juta untuk pelatihan, insentif penuntasan latihan Rp 600.000 selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 150.000.
Source: Jawa Pos November 06, 2020 04:32 UTC