Hasto juga mengatakan, data yang dimiliki oleh PDIP siap diaudit ataupun dibandingkan dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurutnya, hasil quick count yang dibeberkannya ini untuk menunjukan transparansi ke publik. Bahkan dia mengatakan hasil quick count bukan rekayasa angka-angka. Padahal paslon 02 sudah jelas kalah berdasarkan hasil quick count. “Bahkan era Pilkada DKI yang memenangkan Anies – Sandi, malah Prabowo sendiri yang mengumumkan hasil kemenangan dengan acuan quick count.
Source: Jawa Pos April 19, 2019 14:34 UTC