PM Malaysia Najib Razak kembali dituntut mundurkamis, 21 juli 2016 | 17:32 WIBTekanan politik terhadap Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, meningkat setelah gugatan hukum di Amerika Serikat tampak mengaitkannya -untuk pertama kali- dalam penyelidikan penyelewengan dana multimiliar dolar. Kantor Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, menyatakan Malaysia akan bersikap kooperatif dalam penyelidikan 1MDB. Mantan perdana menteri yang berkuasa selama 22 tahun itu berkata PM Najib Razak bertanggung jawab atas skandal keuangan yang melanda badan investasi negara Malaysia, 1MDB. Dokumen pengadilan tak sampai menyebut nama pejabat yang dimaksud tetapi hanya merujuk pada \'pejabat Malaysia nomor satu\' yang diperkirakan sebagai Najib Razak. Tekanan itu antara lain datang dari mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad yang kembali menyerukan agar PM Najib mengundurkan diri dari jabatannya.
Source: Koran Tempo July 21, 2016 10:46 UTC