TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali) Levita Supit menyebutkan pembatasan mobilitas dan operasional aktivitas ekonomi selama PPKM sebulan terakhir sangat memukul bisnis waralaba. ADVERTISEMENTDia mengatakan jumlah waralaba di sektor makanan dan minuman bisa mencapai 55 sampai 60 persen dari keseluruhan bisnis. Ia hanya mengatakan kinerja waralaba cenderung membaik pada semester I pada tahun 2021. Meski begitu, kata dia, dalam jangka panjang bisnis waralaba masih memiliki prospek yang menjanjikan. Beberapa sektor usaha di waralaba juga masih berpeluang tumbuh di tengah PPKM, misalnya waralaba apotek dan minimarket.
Source: Koran Tempo August 02, 2021 11:36 UTC