UN itu dilaksanakan ada berbasikan komputer atau UNBK) atau UN kertas pensil (UNPK). "Bagi pihak sekolah yang mengikuti UNBK, agar dipelajari teknisnya agar tidak gagal pemahaman. "Tetapi secara keseluruhan jumlah sekolah yang UNBK meningkat signifikan. Untuk SMP/MTs yang mengikuti UNBK tahun ini, jumlahnya lebih meningkat dibanding tahun 2016," ujar Arsyad baru-baru ini. Kita juga sudah menyampaikan pesan Disdik kabupaten/kota untuk menyurati PLN, dan meminta agar tidak ada pemadaman listrik saat UN berlangsung.
Source: Jawa Pos May 01, 2017 20:26 UTC